Marry The State

Nikahilah negara-mu, Marry the State.  Bagi saya ini sebuah mocking. Mungkin kalo ‘negara’ baik-baik saja saya gak bakal bikin kartu pos ini.

  1. Lurusin Burungnya! Semoga negaramu sedang baik-baik saja. Saya berharap negara ini bisa segera kembali ke jalan yang lurus (baca: benar)! hihihi
  2. Jaga Burungnya! Keadaan darurat, buat kalian penikmat ‘sakit’ bersama nasionalisme, silahkan lurusin. Ben Anderson, bilang ini sebagai imagine community. Silahkan kalo masih mau berimaji tentangnya. Saya sudah menguburnya.

Lost in Jakarta

Lost in Jakarta (postcard – transportation series)

Jakarta, enam bulan silam saya tak pernah berpikir akan tinggal di kota ini. Hidup kadang berakselerasi terlalu cepat, keputusan besar diambil dalam waktu singkat—penting dan genting bergandengan meminta diselesaikan. Dan sekarang di sinilah saya tinggal dan makan—di jantung Republik. Semoga saya tak lupa mengasah belati untuk yang disebut terakhir.

Foto-foto di atas dibuat dalam rangka bersenang-senang di proyek “Card to Post”. Pada “Lost in Jakarta (postcard – transportation series)” saya akan memotret ‘apapun’—yang menurut saya penting—terkait transportasi Jakarta.

Hal ini saya lakukan biar tak terlalu rumit dalam membuat kartu pos. Pertama saya adalah pengguna setia moda transportasi umum di Jakarta. Kedua fotografi bagi saya adalah aktivitas sambil lalu—sekedar melakukan hal menyenangkan dan bukan hal serius (menjadi penting karena hobi atau pekerjaan).

“sebagai penumpang gelap dalam bus, ‘bos’ kecil di atas taksi, borjuis menengah di Trans Jakarta, si pembenci macet bersama ojek atau seorang asing di Terminal”

 *) Card to Post, proyek online yang ingin menghidupkan lagi budaya berkirim kartu pos. kunjungi cardtopost.blogspot.com dan liat akun @cardtopost

_________________

*) Keterangan foto: 1) Metromini 75 Blok M – Radio Dalam; 2) Halte Trans Jakarta Blok M; 3) Memotret Apapun di Jakarta

 

Experiment Room Mixtape Vol. II – Start The Riot From Your Bed

Tumblr_lo8ct1uw9p1qkeifz

Tempat tidur menjadi tempat hari-hari kita di mulai. Mungkin kamu tertidur lelap di tempat tidur yang nyaman setiap malam. Pagi hari, kau terbangun karena matahari merusak mimpi-mimpi indahmu. Sinar dan panasnya menyusup masuk melalui jendela dan lubang udara, semoga kamu menangkap pesan yang sama -matahari mengabarkan dunia yang sedang tidak baik-baik saja di luar sana. Dia ingin mimpi berhenti, dia ingin menganggu tidurmu. Continue reading

Berbeda dan Merdeka 100 % – Stencil

Berbeda dan Merdeka 100 Persen

Rice Against Teror. Terlalu banyak teror di nusantara – padahal kita lebih butuh nasi daripada teror basi. Dua stencil :

1) Daripada “Bom Bunuh Diri” – lebih baik “Nasi Ambil Sendiri”

2) Bom = Perang – Nasi = Kenyang

Minggu, 17 April 2011 – @Fikrie

 

Konsumsi, Konsumsi, Konsumsi, Lalu Mati!

Resize2

“Jika konsumen adalah raja, maka industri adalah kasparov” (HOMICIDE)

Mari berandai-andai sejenak dengan lirik HOMICIDE di atas. Kasparov adalah yang terbaik dalam soal papan hitam-putih dengan bidak-bidak yang bertarung di dalamnya.  Kalo disebut sebagai asa otak, mungkin otak kasparov salah satu yang terbaik di dunia. Industri sebagai otak, dia yang menggerakan konsumen-konsumen. Dalam sebuah semboyan klasik konsumen di sebut sebagai raja. Tangan-tangan pendorongnya, secara tidak langsung mendorong konsumen pada kotak-kotak yang diinginkan. Mungkin tangan-tangan kasparov adalah media massa. Continue reading